7 Tradisi dalam Teori Komunikasi
- Tradisi Semiotik
Gagasan utama dalam tradisi ini adalah konsep dasar dalam
memaknai sebuah tanda yang didefinisikan sebagai sebuah stimulus untuk
menunjukkan kondisi lain. Tanda atau simbol merupakan sebuah bentuk
rangkaian makna yang digunakan oleh masyarakat pencipta simbol tersebut
untuk berkomunikasi. Tiap simbol antara masyarakat satu dan masyarakat
lain akan berbeda maknanya ketika digunakan dalam berkomunikasi. Dengan
perhatian pada tanda dan simbol, semiotik menyatukan kumpulan
teori-teori yang sangat luas dan berkaitan dengan bahasa, wacana dan
tindakan-tindakan nonverbal.
- Tradisi Fenomenologi
Tradisi ini mengkaji bahwa orang-orang secara aktif
menginterpretasi pengalaman-pengalamannya dan mencoba memahami dunia
dengan pengalaman pribadinya. Proses mengetahui dengan pengalaman
langsung merupakan wilayah kajian fenomenologi. Fenomenologi merupakan
cara yang digunakan manusia untuk memahami dunia melalui pengalaman
langsung.
- Tradisi Sibernetika
Tradisi ini mengkaji bagaimana komunikasi dianggap sebagai sebuah
sistem yang tiap bagiannya saling mempengaruhi. Sistem merupakan
seperangkat komponen yang saling berinteraksi, yang bersama-sama
membentuk sesuatu yang lebih dari sekadar sejumlah bagian-bagian. Bagian
apa pun dari sebuah sistem selalu dipaksa oleh ketergantungan
bagian-bagian lainnya dan bentuk saling ketergantungan inilah yang
mengatur sistem itu sendiri.
- Tradisi Sosiopsikologis
Teori yang terdapat dalam tradisi ini berfokus pada perilaku sosial
individu, variabel psikologis, efek individu, kepribadian dan sifat,
persepsi, serta kognisi. Tradisi ini memang memiliki ranah yang
beririsan dengan disiplin ilmu psikologi. Bagian paling populer dalam
pendekatan sosiopsikologis adalah teori sifat, yang mengidentifikasikan
variabel kepribadian serta kecenderungan-kecenderungan pelaku komunikasi
yang memengaruhi bagaimana individu bertindak dan berinteraksi.
- Tradisi sosiokultural
Tradisi ini memfokuskan diri pada bentuk-bentuk interaksi
antarmanusia daripada karakteristik individu atau model mental.
Interaksi merupakan proses tempat makna, peran, peraturan, serta nilai
budaya yang dijalankan. Banyak teori-teori sosiokultural juga
memfokuskan pada bagaimana identitas-identitas dibangun melalui
interaksi dalam kelompok sosial dan budaya.
- Tradisi Kritik
Tradisi kritik mencoba memahami sistem yang sudah dianggap benar,
struktur kekuatan, dan keyakinan atau ideologi yang mendominasi
masyarakat, dengan pandangan tertentu di mana minat-minat disajikan oleh
struktur kekuatan tersebut. Saat ini, teori kritik marxis sangat
berkembang, meskipun teori ini telah bercabang dan multiteoretis.
- Tradisi Retorika
Simbol yang digunakan manusia untuk mempengaruhi lingkungan
sekitarnya dan untuk membangun dunia tempat mereka tinggal. Pusat
tradisi dari retorika adalah kelima karya agung retorika yaitu penemuan,
penyusunan, penyampaian, dan daya ingat.
0 comments:
Post a Comment